TIPS MENCEGAH SI FLOUR ALBUS (KEPUTIHAN)

Posted: May 3, 2011 in TIPS

Banyak wanita mengeluhkan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu penyebab keputihan adalah masalah kebersihan disekitar organ intim.
Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berrhubungan dengan penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make up dari wajah. Tapi, bila ditanya “apakah setelaten itu pula kaum hawa menjaga kebersihan organ kewanitaanya ?” harus kita akui tidak semua wanita melakukannya. Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan organ intimnya seusai buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil….celana ikut basah.,Akibatnya VIRUS,BAKTERI, terperangkap dalam suasana lembab.
Soooooooo……let’S ceKIDotttttT😉
1.    Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan Ph disekitar Vagina. Salah satu produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti ini mampu menjaga keseimbangan Ph seekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat keras dan dapat flora normal divagina. Ini tidak menguntungkan bagi keesehatan vagina dalam jangka panjjang.
2.    Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan kering sepanjang hari. Bedak memilki partikel-partikel halus yang mudah terselip disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang ditempat itu.
3.    Selalu keringkan bagian ms V sebelum berpakaian.
4.    Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab usahakan cepat mengganti dengan yang bersih atau belum dipakai. Tak ada salahnya anda membawa cadangan celana dalam tas kecil untuk berjaga-jga manakala perlu menggantinya.
5.    Gunakan celaana dalam yang bahannya menyerap keringatt, seperti katun.  Celana dari bahan satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.
6.    Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara disekitar organ intim bergerak leluasa.
7.    Ketika haid, sering-seromglah berganti pembalut.
8.    Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke luar rumah dan lepaskan sekembalinya anda dirumah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s