Pre Menstrual Sindrome (PMS)

Posted: May 16, 2011 in SEKSUALITAS
Pada wanita siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Biasanya, menstruasi rata-rata terjadi 5 hari, kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2 hari sampai 7 hari. Umumnya darah yang hilang akibat menstruasi adalah 10mL hingga 80mL per hari tetapi biasanya dengan rata-rata 35mL per harinya.
Umum kalau kita sebagai perempuan sering merasakan gangguan – gangguan saat menstruasi seperti nyeri perut, emosional, pusing, mual, bahkan jerawat dan ini dikenal dengan Pre Menstrual Sindrome.
Premenstrual sindrom ( PMS ) merupakan suatu kombinasi yang kompleks antara gejala-gejala psikologis, termasuk di dalamnya ketegangan, sensitif, rasa cepat marah, depresi, kelesuan, perasaan cemas dan perubahan-perubahan somatis di antaranya seperti retensi cairan, nyeri payudara, sakit kepala, kenaikan berat badan, pembengkakan, pegal dan nyeri otot, dan gangguan kulit (jerawat).  Gejala Pramenstrual Sindrom dirasakan pada waktu antara saat ovulasi dan haid (10-14 hari sebelum haid) kemudian menghilang pada saat menstruasi hingga beberapa hari setelah haid. Secara fisiologis PMS terkait erat dengan fluktuasi hormon yang memengaruhi siklus menstruasi dan hanya terjadi pada wanita usia subur.  PMS ini sangat berpengaruh terhadap tubuh kita girls, kadang kita ga bisa ngatasin gejala-gejala tersebut sampe kita akhirnya strezz sendiri.
Menurut nutritionist Sue Gilbert, makanan yang dapat menjaga keseimbangan hormon, dapat pula mengurangi gejala PMS. Makanan-makanan dibawah ini dianjurkan dikonsumi menjelang menstruasi:
1.  Karbohidrat kompleks. Makanan ini termasuk pasta, roti kentang, cereal, dan nasi. Makanlah karbohidrat kompleks dalam jumlah kecil setiap tiga jam sekali. Makanan ini menjaga kadar gula darah Anda agar tetap stabil.
2.  Berbagai tumbuhan polong-polongan, termasuk soya dan buncis karena mengandung phytoestrogen yang dapat membantu menyeimbangkan hormon estrogen.
3.  Sayuran dan buah-buahan, khususnya dari keluarga kubis, seperti brokoli, dapat menlngkatkan estrogen. Selain Itu, sayuran dan buah yang dikonsumsi dengan temperatur ruang dapat membantu pencernaan bekerja dengan baik.
4.  Makanan kaya asam lemak seperti minyak ikan dan kacang-kacangan. Konsumsi omega 3 secara cukup dari makanan sepertl ikan atau suplemen, Makanan ini berguna untuk meningkatkan kelenjar dan keseimbangan hormon yang mempengaruhi siklus bulanan Anda dengan posltif.
5.  Vitamin B kompleks yang dapat membantu menjaga tubuh dari stress, Begitu juga vitamin B6, makan-makanan kaya vitamin seperti ikan, ayam, soy food, pisang dan bayam tak lupa dikonsumsi. Vitamin E setiap kapsul 400 miu/hari juga jangan lupa dikonsumsi.
6.  Minum cukup air.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s