ALL ABOUT “ABORSI”

Posted: May 19, 2011 in SEKSUALITAS

1.    PENGERTIAN ABORSI

    Aborsi spontan (abortus spntane) adalh keguguran yang terjadi secara alamiah atau tidak  disengaja.
    Aborsi buatan (abortus provokatus) adalah usaha pengguguran yang disengaja. Ada dua cara melakukan aborsi buatan, yaitu cara yang aman sevara medis dana cra yang tidak aman secara medis (self treatment/unsafe abortion).

2.    ALASAN REMAJA MEMILIH ABORSI
    Ingin terus melanjutkan sekolah atau kuliah.
    Takut pad kemarahan orang tua..
    Belum sipa secara mental dan ekonomi untuk menikah dan mempunyai anak.
    Malu pada lingkungaan social bila ketahuan hamil sebelum menikah.
    Tidak mencintai pacar yang menghamili.
    Tidak tahu status anak nantinya karena kehamilan terjadi akibat pemerkosaan, terlebih bila pemerkosa tidak dikenal oleh si remaja putrid.
Mengapa aborsi cenderung dilakukan dengan usaha self treatment ??
    Aborsi diindonesia illegal, sehingga remaja yang mengalami KTD tidak dapat mengakses pelayanan aborsi.
    Tenaga medis tidak mau mengambil resiko melakukan aborsi kecuali atas indikasi medis.
    Tidak semua remaja mencoba pergi kedukun karena takut konsekuensi negative dari layanan yang tidak higienis dan tidk professional.
    Merek mencoba usaha self treatment karena percaya pada cerita atau pengalamn orang lain (biasanya teman/sahabat mereka) dan mempercayai bahwa usaha-usaha itu akan berhasil menggugurkan kandungan mereka.
    Tindakan aborsi mengandung resiko yang cukup tinggi, bahkan menyebabkan kematian, apabila dilakukan tidak sesuai standar profesi medis,  misalnya dengan cara :
    Penggunaan ramuan yang membuat panas rahim seperti anans muda yang dicampur dengan merica atau obat-obatan keras yang lainnya.
    Menifulasi fisik, seperti melakukan pijatan pada rahim agar janin terlepas dari rahim.
    Menggunakan alat bantu tradisional yang tidak steril (misalnya ujung bambu yang diruncingkan, daun alang-alang) yang dapat mengakibatkan infeksi rahim.

3.    DAMPAK ABORSI
    Aborsi sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan.
    Dampak fisik : aborsi yang dilakukan secara sembarangan (oleh mereka yang tidak terlatih)  dapat menyebabbkan kematian bagi ibu hamil. Perdaarahan yang terus-menerus serta infeksi yang terjadi setelah tindakan aborsi merupakan sebab utam kematian wanita yang melakukan aborsi.
    Dampak psikologis : perasan bersalah serin kali menghantui pasangan khususnya perempuan setelah mereka melakukan tindakan aborsi.
    Konseling mutlak diperlukan kepada pasangan sebelum mereka memutuskan aborsi. Tindakan aborsi harus diyakini sebagai tindakan terakhir jika alternatif lain sudah tidak dapat diambil.
Apa akibat yang timbul bila aborsi dilakukan secara tdak aman ?
    Pendarahan sampai menimbulkan shock dan gangguan neorologis/syaraf  dikemudian hari. Pendarahan jug dapat mengakibatkan kematian.
    Infeksi alat reproduksi karena kuretasi yang dilakukan secara tidak steril. Hal tersebut dapat membuat peremmpuan mengalami kemandulan.
    Resiko terjadinya rupture uterus (robek rahim) besar dan penipisan dinding rahim akibat kuretasi. Hal tersebut dapat mengakibatkan kemandulan karena rahim yng robek harus diangkat seluruhnya.
    Terjadinya fistula genital traumatis. Fistula genital adalah timbulnya suatu saluran /hubungan yang secara tidak normal tidak ada antara saluran genital dan saluran kencing atau sal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s